Saturday, September 1, 2012

Techno F 2012, Spektakuler 48!

MPF
Kalian tahu apa itu MPF? Masa Perkenalan Fakultas atau sederhananya sebut saja Ospek Fakultas. Institut Pertanian Bogor dan berbagai Institut lainnya di Indonesia punya timeline yang berbeda dengan universitas soal acara yang satu ini. Kalau di Universitas Ospek jurusan, fakultas, dan universitas semuanya dilakukan di tahun pertama, maka di Institut hanya Ospek Institutnya saja yang dilakukan di tahun pertama, sedangkan ospek fakultas dan jurusan dilakukan di tahun kedua. Kok bisa begitu? Ya, karena khusus di Institut pada tahun pertama semua mahasiswa tidak langsung masuk jurusannya masing-masing, tetapi mereka harus melewati masa penyetaraan dahulu yang bisaa disebut TPB (Tingkat Persiapan Bersama), pada tahun kedua kami baru diperkenalkan dengan dunia kampus yang sebenarnya. Nah, kembali lagi ke judul awal, eM-Pe-eF, Masa Perkenalan Fakultas, maka disini aku akan berbagi kisah tentang masa-masa MPF ku yang sangat Spektakuler. Sebagai perkenalan saja, Masa Perkenalan Fakultas Teknologi Pertanian, fakultasku, berlangsung selama 3 hari, 26-28 Agustus 2012. Oh ya, sebelum ini kami sudah melakukan pra-MPF I, II, dan III, serta sekitar tujuh kali kumpul AK (Anggota Keluarga) untuk pembuatan marka, maket, buku tugas, yel-yel dan Jargon. Aku tergabung dalam AK 6-Suku Flores, Marga 2-Australoid (gabungan AK 5,6,7,dan 8), dan baik AK maupun Marga diketuai oleh Rhefa. OK, let us check it all out!


MPF HARI I : 26 Agustus 2012

Hari ini hari Minggu dan jam setengah enam pagi, saat para pedagang pasar kaget Bara sedang mempersiapkan lapaknya, aku sudah berlari-lari menuju depan Auditorium AMN. Sempat ketar-ketir juga karena subuh tadi air di kosan mati dan baru menyala di menit-menit mendekati setengah enam, belum lagi tugas essay ‘Teknologi Pertanian Indonesia’ dan ‘Spectacular of Me’ yang harus dikumpulan hari ini, sementara aku baru menyalin dari soft copy tadi malam. Aku jadi terbayang pemandangan tadi malam di Bara yang penuh sesak dengan mahasiswa yang menyerbu warnet, fotocopy, cetak foto dan tempat penjual ATK, Bara layaknya lautan manusia yang bahkan untuk berjalan pun susah.
Well, opening ceremony dilakukan di lapangan depan AMN. Kami mendapatkan sambutan dari Pak Dekan, Pak Sam Herodian, yang selama ini hanya bisa kulihat dari brosur dan dunia maya. Seperti pembukaan acara-acara lainnya, kami bernyanyi lagu kebagsaan ‘Indonesia Raya’ dan dilanjutkan dengan lagu Hymne IPB, dan Mars FATETA. Pak Dekan sempat kesal karena ternyata banyak mahasiswanya yang belum hafal kedua lagu yang terakhir. Sasarannya, Delmar, sang ketua Angkatan, yan ditegur Pak Dekan saat penyematan name-tag peserta, tanda resmi dimulainya acara ini. Setelah upacara selesai, kami disuruh menyanyikan yel-yel Techno F 2012 (beserta gerakan tentunya). Peserta ada yang disuruh maju ke podium, dan aku, jadi tumbal AK6. =_= Acara hari ini diisi dengan jelajah FATETA dan berbagai Materi dari berbagai sumber. Saat FATETA Tour, Kami dibagi menjadi 10 kelompok, AK ganjil dipasangkan dengan AK genap, itu berarti AK kami dipasangkan dengan tetangga kami AK 5, kami menjadi AK besar (sebutan seperti kelas besar saat TPB). Kami menjelajahi Stand Himpro, Markas Himpro, Markas Bem-F, Markas FBI (Forum Bina Islami, atau Lembaga Dakwahnya Fateta), DPM F, Kantin Sapta, UPT, dan Al-Fath (masjid Fateta punya). Setelah Fateta Tour, acara selanjutnya yaitu Materi-materi. Materi pertama tentang berbagai jenis Lembaga Kemahasiswaan yang ada di Fateta, yaitu Bem-F, DPM F, HIMATETA (Himpro TMB), HIMITEPA (Himpro ITP), HIMALOGIN (Himpro TIN), dan HIMATESIL (Himpro SIL), ya kurang lebih mengulang dari yang sudah kita dapatkan di Tour Fateta tadi. Selanjutnya ada materi dari beberapa mahasiswa yang berprestasi dalam ajang PIMNAS 2012 (3 mendali emas disumbangkan TMB Fateta loh) dan lomba yang diadakan IFT Juli lalu. Kami diberikan berbagai wenjangan dan kiat-kiat khusus yang sekiranya dapat memacu kita dalam menjalani kehidupan di Fateta. Oh ya, seorang Dosen TMB yang kemarin menjadi dosen pembimbing Tim yang menang juga turut mengisi materi loh. Pada Hari Pertama ini pun 3 besar AK pemenang maket harus mempresentasikan hasil karyanya. And Guess what?! We were including those BIG THREE! Sayangnya, mungkin karena terlalu senang, terlalu grogi, atau apalah, Samsul sebagai jubir utama terbata-bata mempresentasikan masterpiece-nya. But it’s OK.

MPF HARI II : 27 Agustus 2012

Kaos dan sepatu olah raga, celana training, air mineral 1,5 liter, alat-alat kebersihan, jelas sudah bahwa tak akan ada acara indoor hari ini. Acara dibuka dengan aerobic bersama dan dilanjutkan dengan GBF (Gerakan Bersih-bersih Fateta). Kemudian, ini dia acara yag paling kami tunggu-tunggu, OUTBOND! Jadi, ada 10 Pos yang memiliki 10 games, setelah melewati 10 pos tersebut, secara serentak semua AK akan berkumpul di pos kesebelas. Di Pos pertama kami, pos 3, kami harus memecahkan sandi di selembar kertas dan melakukan perintah yang ada di kertas tersebut. Pesannya ternyata cukup sederhana, kami hanya harus menyanyikan semua lagu yang ada di buku tugas, yaitu Indonesia Raya, Hymne IPB, Mars Fateta, dan Mars Techno-F. AK kami menang dari AK5, lawan pertama kami. Permulaan yang cukup baik, tetapi kami tak boleh cepat berpuas diri. Setelah itu kami menutu pos 2, sementara AK menuju pos 4, begitu peratuannya. Di pos selanjutnya kami dikalahkan AK1 dalam games mengambil gulungan kertas-kertas kecil dalam sebuah baskom yang berisi tepung terigu (specifically, kunci biru) dengan menggunakan mulut a.k.a gigi. Gulungan kertas yang terkumpul kemudian disusun menjadi sebuah lirik lagu dan kami disuruh menebak judul lagu dan penyanyinya, serta, tentu saja, menyanyikannya. Yah, walaupun telat, kami tetap menyanyikan lagu Panah asmaranya kak Barli, eeh… Afgan maksudnya. Di post ketiga, kami melawan AK 17. Tugas kami yaitu melewati jaring laba-laba beracun tanpa menyentuh talinya, yang menyentuh, tersentuh, atau apalah itu, akan mati. AK yang anggota nya paling banyak melewati jaring, atau yang paling sedikit mati, menjadi pemenang. AK kami bisa Berjaya lagi kali ini. Kak Rima dan Kak Imam sempat datang tadi untuk menilai yel-yel dan jargon AK. Aku, selaku PJ yel-yel, mengumpulkan kekuatan AK6 untuk total dalam ber-yel-yel. Di pos selenjutnya, kami harus memasukkan semua anggota AK ke dalam selembar kertas tanpa ada kontak fisik antar anggota AK. Samsul, sohib kita yang paling kreatif, berinisiatif untuk merobek bagian dalam kertas tersebut sehingga berbentuk seperti sebuah frame, lalu menyuruh Kak Dwi (PJ Pos) untuk melihat kami yang berpose dari dalam lubang kertas tersebut. VOILA! Mirip seperti sebuah foto. AK kami mutlak mengalahkan AK 13. Entah kenapa dari semua pos, aku paling suka pertarungan di pos ini. Pos selanjutnya, kami harus melawan AK 9 di Alhur dengan cara mengisi pipa yang bocor dengan air. Caranya, ya dengan bahu membahu menutup lubang-lubang di pipa tersebut. Lagi-lagi, menang lagi. Di pos keenam, kami bertemu tetangga kami lagi, AK 5, dengan baju penuh lumpur, Delmar yang merupakan anggota AK 5 mengatakan bahwa dia pesimis pada permainan di pos ini karena sudah terlalu letih kelompoknya di pos sebelumnya, ditambah salah seorang AKnya yang sakit pinggang. Tapi tebakan Delmar meleset, AK nya menang tipis dari kami. Kenapa aku bilang tipis? Soalnya waktu antara AK kami dan AK nya saat memasukkan paku kedalam botol sangat tipis. Pernah melihat tentara yang melewati kolong kawat yang rendah dengan cara merayap? Kami melakukan hal tersebut di pos ke tujuh. Bedanya, kawat diganti tali raffia dengan banyak bendera kecil yang diselipkan diantara tali-tali tersebut. Lagi-lagi kami bintang kami dicuri AK 1. Dengan tubuh penuh lumpur, kami lanjut ke pos ke delapan. Kekecewaan kami agak terbayar disini, karena kami berhasil mengalahkan AK17, walaupun di pos selanjutnya harus dikalahkan oleh AK13. Total, kami hanya melewati 9 pos karena waktu yang disediakan panitia tidak mencukupi. Selanjutnya kami digiring menuju lkapangan Gymnasium untuk Foto Angkatan. Whuah, cuaca saat itu benar-benar panas. Anak-anak angkatan kami disusun menjadi kata “FATETA 48”. Anggota AK kami dipencar-pencar. Rhefa, Samsul, dan Josh berada di huruf ‘A’ terakhir. Denny, Subki, Retri, Muksin, Salman, Zaenal, Rifa, Silvi, Puspa, Devi, Faham, dan aku berada di angka ‘4’. Sementara Angga dibawa panitia entah ke karakter apa. Setelah agak lama kami luntang-lantung seperti pengungsi illegal, ternyata anak-anak masih tersisa banyak, padahal kami sudah menyusun kata ‘Fateta 48’, mau tidak mau, karakter harus ditambah. Jadilah sebuah emot, titik dua senyum, untung bukan titik dua bintang :* dan Angga, ternyata termsuk ke dalam orang-orang yang tersisa tersebut. Ck..ck..ck.. kasihan… Setelah sesi pemotretan selesai, kami pun diperbolehkan pulang sejenak, dengan syarat jam setengah 3 harus sudah berkumpul di depan AMN. Jadilah kami buru-buru. Terutama kami para pengisi acara pensi angkatan. Sekembalinya kami pukul 14.30, panitia menyiapkan menu utama ‘Batalyon Merah’ yang Sumpah keren banget dan LAKI banget! (Giliran acara kayak gini aja, kagak ada yang tidur). Setelah itu, peserta diperbolehkan sholat ashar, lalu, menonton pertunjukkan kami. It’s the Show Time! *lihat kisah selengkapnya di postingan sebelum ini.


MPF HARI III : 28 Agustus 2012

Hari ini hari resmi, hari anggun. Hari dimana kita harus mengenakan kemeja putih dengan jaket almamater. Hari dimana kami benar-benar indoor (di CCR men…!). Hari ketika lima alumni Fateta berbagi kisahnya dengan kita, Pak Beni Wahyudi dari Kementerian Perindustrian memberikan kuliah umum, dan setiap Ketua Departemen mempresentasikan tentang departemennya masing-masing. Hari ketiga ini istimewa banget, salah satunya aja menu makanan paling enak hari ini. Aku sampai membagi-bagikan tempe kering yang kudapat ke teman-teman AK ku, mereka juga berpikir hal yang sama, oia ayam kecapnya pun katanya enak pula, tapi sayang aku sedang dilarang makan ayam oleh dokter. Hampir lupa, kami juga dicekoki dengan motivation training dari Motivadrenalin yang kocak tapi haru banget. Bagian paling spektakuler dari hari ketiga ini adalah ketika Pak Dekan meresmikan kami sebagai Mahasiswa FATETA 2012 dan ketika panitia mengumumkan para pemenang berbagai kategori penilaian selama Techno F 2012 ini. Ada 9 kategori penilaian dalam award-award-an ini, yaitu kategori AK terperkasa, Ketua AK terbaik (AK 6 masuk nominasi), bangunan dari buku tugas terkece, Marka terbaik (yang ini kita nggak mungkin banget masuk), buku tugas terniat (Yustika menang bo), essay ‘Spectacular of me’ terbaik, essay ‘Teknologi Pertanian di Indonesia’ terbaik, Maket terbaik, dan Yel-yel dan Jargon Terbaik. Untuk kategori maket terbaik kami hanya mampu menjadi Runner up, sayang sekali, tapi kami sudah cukup bangga untuk masuk 3 besar. Hal yang tidak kusangka-sangka (tetap teman-teman ku sangka) adalah keluarnya kami sebagai pemenang Yel-yel dan Jargon terbaik! Saat panitia menyebut AK kami sebagai pemenang pun sontak kami langsuk bersorak kemuadian berdiri dan mengguncangkan CR dengan Yel-yel dan Jargon kami yang total banget! Whuaaaaaaa! There are no words that can describe my happiness on that time! Kami diberikan Sebuah mahkota SPEKTAKULER 48 dan sebuah kalung Beng-Beng. What a wonderful time!

Pulangnya, setelah halal bi halal dengan panitia, kami AK 6 pun berkumpul sebentar untuk berbincang-bincang ria, meluapkan segala perasaan kami di Techno-F. Haru dan seru banget deh pokoknya. Setelah itu, kami pulang bersama-sama dipenuhi tawa di sekujur wajah. Hahaha…

Cukup AK 6 Ajje… :*