Setiap orang pasti pernah mangambil keputusan yang salah. Terkadang keputusan itu keputusan kecil yang juga berdampak kecil, namun ada pula keputusan yang terlihat sepele tetapi memberikan efek berkepanjangan. Yang terkadang membuat bingung adalah, ketika kita tahu bahwa kita mengambil keputusan yang salah, sementara ada pihak lain yang juga terlibat, bagaimana cara menyelesaikan permasalahan tersebut?
Kadang kita baru menyadari bahwa keputusan yang kita ambil ternyata kurang syar’i. Lalu apa yang harus kita lakukan? Apa kita harus langsung berbelok? Lantas bagaimana nasib orang-orang yang terlibat dengan kita? Akan ditinggalkan? Atau kita to the point bahwa keputusan yang telah dilakukan bersama-sama lalu itu salah?
Menyendiri, memberi kita ruang untuk berpikir seraya menenangkan pikiran kita dari berbagai macam masalah dan ujian yang datang tiada henti. Kadang kita bisa mendapat ide, ilham, solusi atas permasalahan kita dari proses perenungan tersebut. Namun, jika permasalahan itu sudah sedemikian pelik, sebaiknya hindari prosesi menyendiri ini karena dapat membuat kita lebih tertekan. Sebaiknya, ajak sahabat yang kira-kira memiliki solusi atas permasalahan kita dan jangan lupa sambil selalu berdoa kepada Alah SWT.
Memang, terkadang ada pula situasi ketika kita merasa tak memiliki seseorang yang kira-kira bisa meringankan beban kita dan memberikan solusi atas permasalahan kita. Munkin kita bisa saja bercerita untuk hanya sekadar mengurangi beban, tapi… ah… kembali ke pribadi masing-masing…. Toh penyelesaian yang akan diambil oleh tiap orang pasti akan berbeda. Ada orang yang selalu meminta bantuan orang lain, ada yang selalu menyelesaikan masalahnya sendiri, dan ada pula yang lebih suka menikmati rasa sakit itu sendiri tanpa penyelesaian yang tak pasti kapan. Tapi… seperti penyakit yang selalu diciptakan berpasangan dengan obatnya, masalah pun selalu memiliki solusinyanya masing-masing… kalau bukan kita yang menyelesaikan masalah kita masing-masing, siapa lagi?
Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita…..
sardiii kangenn mau ceritaa banyaaaakk
ReplyDelete